Mengungkap Misteri Makam Kuno di Binjaiutara: Hubungannya dengan Kesultanan Langkat
Eksplorasi terbaru di Binjaiutara mengungkap makam kuno yang diduga terkait dengan Kesultanan Langkat. Temuan ini membuka wawasan baru tentang sejarah dan budaya setempat.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Makam kuno ditemukan di Desa Binjaiutara pada awal 2025.
- Struktur makam menunjukkan ciri khas arsitektur Kesultanan Langkat.
- Penggalian arkeologi dilakukan oleh tim ahli dari Universitas Sumatera Utara.
- Temuan ini menarik perhatian wisatawan sejarah pada 2026.
- Lokasi makam kini dilengkapi fasilitas informasi untuk pengunjung.
Penemuan Makam Kuno
Pada awal 2025, warga Desa Binjaiutara menemukan struktur makam kuno saat melakukan pembangunan jalan desa. Struktur tersebut terlihat berbeda dari makam biasa, dengan ornamen dan ukiran khas Melayu yang mengarah pada era Kesultanan Langkat. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pemerintah setempat, yang kemudian menghubungi tim arkeolog dari Universitas Sumatera Utara untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
Hubungan dengan Kesultanan Langkat
Berdasarkan analisis awal, makam ini diperkirakan berasal dari abad ke-18, periode ketika Kesultanan Langkat mencapai puncak kejayaannya. Struktur makam menunjukkan penggunaan bahan batu alam yang diukir dengan motif floral dan kaligrafi Arab, ciri khas arsitektur Islam pada masa itu. Selain itu, terdapat beberapa fragmen keramik dan perhiasan yang ditemukan di sekitar makam, menunjukkan status sosial tinggi pemiliknya. Para ahli menduga makam ini milik bangsawan atau tokoh penting Kesultanan Langkat.
Dampak bagi Binjaiutara
Penemuan makam kuno ini membawa dampak positif bagi Binjaiutara. Pada 2026, lokasi makam menjadi salah satu destinasi sejarah yang ramai dikunjungi wisatawan. Pemerintah setempat telah melengkapi area tersebut dengan fasilitas informasi dan jalur akses yang lebih baik. Selain itu, pengelolaan situs ini melibatkan masyarakat lokal, menciptakan peluang ekonomi baru seperti pemandu wisata dan penjual cenderamata. Temuan ini juga memperkuat identitas budaya Binjaiutara sebagai bagian dari warisan Kesultanan Langkat.
Orang Juga Bertanya
Di mana tepatnya lokasi makam kuno ini berada?
Makam kuno terletak di Desa Binjaiutara, sekitar 10 kilometer dari pusat kota Binjai.
Apakah makam ini terbuka untuk umum?
Ya, lokasi makam kini terbuka untuk umum dengan fasilitas informasi yang memadai.
Apa yang membuat makam ini istimewa?
Makam ini memiliki arsitektur khas Melayu dan diduga terkait dengan Kesultanan Langkat, membuatnya bernilai sejarah tinggi.
Apakah ada biaya masuk ke lokasi makam?
Mulai 2026, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp 10.000 per orang untuk perawatan situs.