Bangkitnya UMKM Binjaiutara: Kisah Sukses Pengrajin Tenun dan Keripik Durian Lokal
UMKM di Binjaiutara menunjukkan geliat positif di 2025-2026, dengan pengrajin tenun dan produsen keripik durian lokal menjadi tulang punggung ekonomi kreatif daerah.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Tenun Binjaiutara kini dijual Rp150.000-500.000 per helai, tergantung kerumitan motif.
- Keripik durian lokal laris di pasaran dengan harga Rp35.000-75.000 per kemasan 100 gram.
- Pasar UMKM digital Binjaiutara tumbuh 40% sejak 2024, didorong pelatihan pemerintah.
- Sentra kerajinan tenun buka setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB di Jalan Sutera Binjaiutara.
- Festival Durian Binjaiutara 2025 jadi ajang promosi produk lokal ke tingkat nasional.
Tenun Binjaiutara: Warisan Budaya yang Menembus Pasar Modern
Gemuruh mesin tenun tradisional masih terdengar jelas di bengkel Ibu Siti, pengrajin tenun senior di Binjaiutara. Sejak 2025, permintaan tenun motif khas Melayu Deli melonjak, terutama dari kolektor dan desainer muda. 'Dulu hanya dijual di pasar lokal, sekarang sudah sampai ke Malaysia dan Singapura,' ujarnya bangga sambil menunjukkan tenun songket terbaru yang dipatok Rp450.000 per helai. Pelatihan digitalisasi dari Dinas Perindustrian setempat membantu pengrajin seperti Ibu Siti memasarkan produk lewat platform e-commerce.
Keripik Durian Binjaiutara: Dari Kebun ke Pasar Global
Di sektor pangan, UMKM keripik durian Binjaiutara mulai mencuri perhatian. Pak Rudi, pemilik Durian Crispy Binjai, mengaku produksinya meningkat 300% sejak 2024. 'Kami pakai durian lokal varietas Monthong yang manis dan tebal dagingnya,' jelasnya. Dengan harga Rp50.000 per kemasan, produknya kini masuk jaringan minimarket nasional. Inovasi kemasan vakum membuat keripik tahan hingga 6 bulan, membuka peluang ekspor ke Timur Tengah yang mulai dilirik sejak awal 2026.
Dukungan Pemerintah dan Tantangan ke Depan
Pemerintah Binjaiutara gencar menggelar pelatihan manajemen UMKM dan akses permodalan. 'Tahun 2025 saja sudah ada 15 pelatihan gratis untuk pengrajin,' kata Kepala Dinas Koperasi setempat. Namun tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan persaingan dengan produk impor masih menjadi kendala. Komunitas Pengusaha Muda Binjaiutara (KPMB) aktif membantu dengan membuka jaringan distribusi alternatif dan pendampingan sertifikasi halal untuk memperluas pasar.
Orang Juga Bertanya
Di mana bisa membeli tenun Binjaiutara secara langsung?
Sentra kerajinan tenun di Jalan Sutera Binjaiutara buka setiap hari, atau kunjungi Galeri UMKM Binjaiutara di pusat kota.
Berapa lama ketahanan keripik durian Binjaiutara?
Dengan kemasan vakum, keripik durian bertahan 6 bulan tanpa pengawet jika disimpan di tempat kering dan sejuk.
Apakah ada peluang untuk pemula memulai UMKM di Binjaiutara?
Ya, Pemda rutin membuka pendaftaran program binaan UMKM dengan modal awal terjangkau dan pelatihan intensif.
Bagaimana tren pasar UMKM Binjaiutara tahun 2026?
Tren positif dengan permintaan produk lokal organik dan berkelanjutan meningkat, terutama dari konsumen milenial.